Mexico City (KABARIN) - Sebuah pertandingan sepak bola amatir di Meksiko tengah berubah menjadi tragedi berdarah. Sekelompok pria bersenjata api melakukan penembakan saat laga sedang berlangsung pada Minggu (25/1), menewaskan sedikitnya 11 orang dan melukai 12 lainnya, menurut keterangan otoritas setempat.
Insiden ini terjadi sekitar pukul 17.20 waktu setempat di sebuah lapangan sepak bola di komunitas Loma de Flores, Salamanca, Negara Bagian Guanajuato. Saat itu, pertandingan masih berjalan dan dihadiri pemain serta warga yang menonton.
Sejumlah saksi mata menuturkan, beberapa pria bersenjata datang menggunakan dua truk pikap. Mereka kemudian turun dari kendaraan dan langsung melepaskan tembakan secara membabi buta ke arah pemain dan penonton di lapangan.
Pemerintah kota setempat menyatakan 10 orang meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara satu korban lainnya mengembuskan napas terakhir setelah sempat dirawat di rumah sakit. Sebanyak 12 korban luka langsung dilarikan ke sejumlah fasilitas medis terdekat untuk mendapatkan perawatan.
Kantor Kejaksaan Negara Bagian Guanajuato menyebutkan penyelidikan atas kasus ini masih terus berlangsung. Hingga Minggu malam waktu setempat, belum ada laporan terkait penangkapan pelaku.
Aparat keamanan gabungan, mulai dari polisi negara bagian, Garda Nasional, hingga militer Meksiko, telah dikerahkan untuk memburu para pelaku penyerangan.
Guanajuato sendiri dikenal sebagai salah satu negara bagian dengan tingkat kekerasan tertinggi di Meksiko dalam beberapa tahun terakhir. Sebagian besar kasus kekerasan di wilayah ini kerap dikaitkan dengan konflik antar kelompok kriminal terorganisasi.
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026